Bicara tentang mimpi: Get your PhD!

Barangkali ada yang penasaran mengapa saya tidak juga meng-update salah satu perjalanan hidup saya yang |sudah| lama saya impikan. Entah karena saya kebanyakan kerjaan yang mengharuskan saya nugas bahkan dihari libur sekalipun, atau memang karena saya enggan untuk memulai bercerita.  Dalam kasus saya, kedua-nya memang benar terjadi, di awal pertemuan saya dengan supervisor Ph.D saya …

Hidup ala Masyarakat Merapi: Bagaimanapun Merapi adalah Jantung Kehidupan Kami

Bagi kami warga Merapi, kecintaan kami terhadap Merapi barangkali tidak akan pernah bisa terganti. Bagi kami, Merapi adalah jantung kehidupan, sumber penghidupan. (Lavigne, et.al, 2008) Bagi masyarakat lokal, Merapi memberi penghidupan dari apa yang dimilikinya, seperti air, rumut hijauan ternak, kayu dan hutan, sumber irigasi untuk pertanian, serta pasir dan batu. Bahkan sudah sejak lama …

do you think that strike is annoying? -but here we are, Kathmandu!-

Pekan ini salah satu bagian dari pikiran saya disibukkan dengan rumitnya menulis sebuah makalah kecil hasil pemaksaan dari dosen saya di Nepal. Beliau bilang sic, ganti dari satu setengah bulan liburan di sini. Lah? Salah siapa juga aplikasi saya diterima...nah, sama-sama jadi ga enak kan? Tapi pikiran yang satunya juga bercabang dengan ga bisa pergi …

POW 2: Doubling the effort? Terus gimana?

Saya beberapa kali mendapatkan pertanyaan dari teman maupun kolega saya dengan pertanyaan begini: ...ngapain sih lo capek-capek atau susah payah untuk menyelesaikan tanggung jawab ataupun kerjaan dengan clear and clean? Toh, sebenarnya kamu tinggal pergi aja, orang akan memahami kondisi lo dan ga akan protes sama sekali... Bagi beberapa orang terdekat,  mereka paham bahwa 'clear …

POW 1: Mengapa saya bersusah payah mengambil S3?

"Ngapain sih susah-susah ngambil Ph.D? Toh balik ke Indonesia, lo [bisa] dapet kerjaan aja ga jelas nasibnya...." Tulisan kali ini sejatinya mungkin adalah jawaban saya untuk sekian banyak orang yang bertanya kepada saya tentang alasan apa yang mendasari saya susah-susah ngambil Ph.D sedangkan ketika nanti kembali ke Indonesia, bahkan tempat kerja yang pasti saja ndak …